Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Beli ban oli dan helm di lazada

10+ Cara Sukses Menghadapi Interview Kerja Bagi Pemula


Cara Menghadapi Interview Kerja Bagi Pemula - Interview kerja tetap menjadi momok untuk beberapa orang, apa lagi untuk kebanyakan fresh graduate. Interview seolah menjadi gerbang yang mengantar seorang memperoleh pekerjaan. Apabila kamu sukses dalam interwiew, berarti kamu berhasil raih status tertentu di perusahaan itu. 

Cara Menghadapi Interview Kerja untuk pemula
Cara Menghadapi Interview Kerja


Terima panggilan interview kerja pasti jadi sebuah berita yang membahagiakan. Tetapi, proses interview kerja ini tidak dapat kamu anggap mudah , lho. Karena step ini sebagai gerbang pembuka lolos atau tidaknya kamu ke perusahaan itu. Selain pengalaman dan ketrampilan, diperlukan beberapa panduan interview supaya kamu lolos dalam interview kerja.

Untuk beberapa pencari pekerjaan pemula, rasa suka bersatu gugup dan kuatir seringkali ada saat akan hadapi sebuah interview kerja. Tentu saja ini tidaklah heran, karena pengalaman pertama untuk mereka.


Meskipun begitu, jangan sampai hati gugup dan kuatir itu mengakibatkan kamu tidak berhasil dalam interview. Maka singkirkan rasa gugup dan khawatir itu dan mulai menyiapkan diri kamu dengan optimal.


Untuk membantumu menyiapkan diri, berikut beberapa cara menghadapi interview kerja untuk pemula yang penting untuk kamu kenali.

Cara Menghadapi Interview Kerja untuk Pemula

1. Dalami Mengenai Perusahaan
Dalami mengenal

Saat mendapatkan panggilan untuk interview kerja, kamu bisa tersenyum. Tetapi apakah sudah kamu mempersiapkan diri untuk menghadapinya? Janganlah sampai kamu terlalu senang sampai tidak memperlengkapi diri dengan info mengenai perusahaan yang cukup. Maka dalami perusahaan yang kamu lamar selekasnya.


Setelah mendapatkan panggilan untuk interview kerja, ada baiknya kalau kamu segera pelajari perusahaan yang kamu lamar. Tidak hanya info pada umumnya, tapi lebih detil mengenai perusahaan itu. Baik lewat situs web atau informasi lainnya. Ini penting agar kamu dapat ketahui misi serta visi perusahaan, dan bagaimana kemampuan kamu dapat sesuai yang diperlukan perusahaan.

Baca juga : Contoh jawaban wawancara kerja untuk fresh graduate

2. Optimalkan Performa

Sebagai seorang pemula yang tiba saatnya untuk interview kerja, maka kamu perlu memperhatikan performa. Tapi jangan asal, beri performa yang terbaik dan sangat menarik.


Seperti menggunakan baju yang bersih dan rapi, memakai sepatu yang bersih, membenahi rambut dengan rapi, dan menggunakan sedikit minyak wangi supaya bau tubuh tersamarkanšŸ˜‰.

Janganlah lupa tersenyum. Dengan tersenyum, kamu akan kelihatan lebih optimis. Kebalikannya, semenarik apa saja performa kamu tetapi pelit senyum, itu bisa menjadi nilai minus untuk kamu.


3. Tidak Boleh Cemas

Umumnya pemula saat interview akan merasakan kondisi cemas. Sering kekeliruan dalam menjawab malah muncul karena cemas. Entahlah karena tidak siap secara psikis atau kurang pahami pertanyan yang diberi. Maka, upayakan untuk tetap tenang karena kecemasan yang tidak diatur secara baik hanya akan membuyarkan segela persiapan yang sudah kamu kerjakan awalnya. 


Walau sebenarnya kamu dapat memberikan jawaban yang bagus. Karena cemas, jawaban yang disiapkan awalnya jadi tidak dapat kamu ungkapan. Kamu bisa menangani rasa cemas dengan menarik napas dalam-dalam dan dikeluarkan secara perlahan-lahan.Sikap tenang dalam wawancara dapat memberi kesan-kesan bagus untuk kamu.


4. Pahami Beberapa Pertanyaan Jebakan

Dalam wawancara kerja, ada banyak pertanyaan yang umumnya berisi pertanyaan perangkap. Pertanyaan ini memiliki kandungan arti yang lain dan terselinap atas sesuatu yang ditanya. Beberapa pertanyaan itu misalkan:


  • Coba Deskripsikan diri kamu? Pertanyaan ini dipakai untuk menilai watak calon karyawan. Upayakan tidak menjawab dengan kata, misalkan: jujur, pekerja keras, semangat, atau juga bisa memiliki komitmen tinggi, gampang bekerja bersama, komunikator yang bagus.
  • Apa yang kamu ketahui mengenai perusahaan ini? Pertanyaan ini mempunyai tujuan untuk menilai calon karyawan mengenai sejauh mana karyawan ketahui perusahaan tujuan.
  • Kenapa tertarik tergabung? Tidak boleh menjawab karena upah, tetapi jawablah berdasar argumen positif. Misalkan kamu bernafsu bekerja di perusahaan itu karena sesuai dengan minat kamu.
  • Prestasi apa yang sudah dicapai? Walau kamu punyai banyak prestasi, sebaiknya kamu jawab selayaknya saja. Tidak boleh terlalu berlebih. kamu akan kelihatan tinggi hati jika terlalu berlebih.
  • Terangkan rencana kamu di depan! Pertanyaan semacam ini mempunyai tujuan untuk ketahui berapakah lama kamu akan tergabung di perusahaan yang dilamar. Tidak boleh berkesan jika kamu hanya kutu loncat atau senang pindah-pindah perusahaan.


5. Berperilaku Ramah dengan Lumrah

Banyak yang ingin kelihatan ramah sekedar untuk mengundang perhatian. Pada proses interview, ramah yang berlebihan malah memunculkan kesan-kesan negatif ke kamu. Ada asumsi berlagak dan mempunyai tujuan yang terselinap. Boleh ramah tapi harus tahu ketentuan dan masih jaga adat santun dan sopan, hingga membuat pewawancara jadi berkesan ke kamu.


6. Jaga kontak Mata

Cara selanjutnya untuk menghadapi interview kerja untuk pemula ialah selalu jaga kontak mata. Beri tatapan penuh rasa optimis tapi bukan tatapan arogan yang menyombong diri. Kontak mata yang intensif saat dibawa bicara memperlihatkan semangat dan rasa optimis. Hingga membuat musuh berbicara yakin dengan yang kamu ungkap, sejauh tidak terlalu berlebih.


Apabila kamu selalu menghindar kontak mata, dapat memunculkan kesan-kesan jika kamu tidak percaya dengan yang kamu katakan. Juga bisa disimpulkan kamu sedang bohong, pasti ini tidak bagus untuk penilaian kamu.

Baca juga : 20+ Contoh Pertanyaan Interview dan jawabannya

7. Jaga Pergerakan Tangan

Saat hadapi interview kerja jauhi tangan yang bermain sendiri, misalkan gerakkan tangan terlampau aktif dan mainkan pulpen atau benda lain di sekitar kamu. Sikap tangan itu memperlihatkan kamu sedang pada kondisi grogi dan tidak optimis. Jauhi sikap itu dengan sikap tangan yang tenang dan rileks. Sikap tenang dapat membantu berikut diri untuk santai dan masih optimis.


8. Usaha untuk Terbuka dan Jujur

Dalam hadapi interview kerja, dibutuhkan transparansi dan kejujuran menjadi point plus untuk kamu. Point ini nanti bisa menjadi parameter kesuksesan kamu saat lakukan wawancara. Coba untuk berbicara jujur pada suatu hal yang bakal kamu ucapkan. 


Ingat! bohong dalam menjawab akan memunculkan dusta lain. Dusta bisa terdeteksi dari rasionalitas jawaban. Disamping itu, tatapan muka dan gerak-gerik kamu bisa juga jadi parameter anda sedang jujur atau mungkin tidak.


9. Tunjukkan Kelebihan yang dipunyai

Kadang sebagai pemula berasa masalah saat disuruh untuk menerangkan apa kelebihan yang dipunyai. Saat menghadapi interview kerja untuk pemula, rasa gugup lumrah saja terjadi tapi upayakan tidak boleh terlalu dipertunjukkan. Karena itu, kenali kelebihan kamu yang pas dengan posisi pekerjaan yang dilamar terebut. Ungkapan kelebihan kamu dengan singkat tetapi padat sesuai realita, hingga perusahaan akan berasa rugi jika harus melewati kamu.

Jangan sampai membesar-besarkan kelebihan yang sebenarnya tidak kamu punyai. Dibanding malu sendiri karena apa yang kamu katakan tidak sesuai dengan bukti yang ada. Beberapa orang paham dengan bahasa tubuh untuk mengetahui dusta. Berbicaralah jujur dan terbuka, malah akan memberi nilai lebih buat kamu.


10. Ungkapan Kekurangan dengan Imbang

Kecuali menanyakan kelebihan yang kamu punyai, umumnya kekurangan kamu juga tidak lepas ditanyakan. Kuncinya satu, yakni jujur dan tidak boleh memberi jawaban yang dibuat-buat.


Terangkan dan ungkap secara jujur apa sebagai kekurangan kamu tetapi, dengan yang positif. Misalkan, bila kamu kurang kuat pada time manajemen, terangkan argumennya dengan singkat.


Lalu teruskan dengan bagaimanakah cara kamu mengatasi kekurangan itu, hingga nanti tidak mengganggu performa dalam perusahaan.


Pokoknya setiap orang punyai kekurangan termasuk kamu, maka janganlah bohong karena tidak ada orang yang sempurna. Kadang langkah kamu sampaikannya dan bagaimanakah cara menanganinya jadi point tertentu yang memikat pada diri kamu.


11. Memberikan Interval saat Jawab Pertanyaan

Panduan paling akhir untuk pemula dalam hadapi interview kerja ialah memberi interval atau jeda saat ingin menjawab pertanyaan dari pewawancara. Saat kamu pahami pertanyaan yang ditanya oleh pewawancara, tentu ada kemauan dari dirimu untuk secepatnya menjawab. Seakan kamu ingin memperlihatkan jika kamu betul-betul semangat dan pantas. Tetapi sikap ini kurang pas saat interview, lebih bagus beri interval beberapa menit buat kamu menjawab.


Maksudnya ialah supaya kamu kelihatan seakan-akan mencari alasan dalam jawab pertanyaan. Ini menujukkan jika kamu ialah orang yang sarat dengan alasan. Harus dipahami jika terburu-buru menjawab memberi kesan-kesan jika kamu tidak sabaran dan kurang menimbang kondisi.

Baca juga kenapa kandidat perlu menyiapkan Pertanyaan saat wawancara kerja

Menghadapi interview kerja untuk pemula memang tidak mudah. Selain pengalaman pertama, beberapa hal baru yang penting kamu didalami karena tidak pernah diberikan dengan detil di sekolah atau kuliah.

Meskipun begitu, yang paling penting adalah persiapan psikis, berusaha selalu untuk tenang dan santai agar tidak ada hati tertekan. Plus, lalui dengan penuh semangat.


Itulah beberapa Cara menghadapi interview kerja untuk pemula yang dapat dijadikan pembelajaran. Hadapi interview kerja untuk pemula memang tidak mudah. Yang paling penting harus kamu siapkan adalah persiapan psikis, usaha selalu untuk tenang dan santai agar tidak ada hati tertekan.

Farid Ans
Farid Ans Penulis artikel di ThisAutos.com

Posting Komentar untuk " 10+ Cara Sukses Menghadapi Interview Kerja Bagi Pemula"